Review Jurnal 8 (Standar Audit & Akuntansi Global)

Tuesday, 7 March 2017

0 comments

REVIEW JURNAL 8 (STANDAR AUDIT & AKUNTANSI GLOBAL)

 

Nama Jurnal

 

Simposium Nasional Akuntansi

Volume / Halaman

 

Hal 23-47

Nama Penulis

 

R.Nelly Nur Apandi

Judul Jurnal

 

Relevansi Nilai, Subjektifitas Other Comprehensive Income dan Kualitas Audit

Tanggal Jurnal

 

16-19 September 2015

Tujuan Penelitian

 

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui :

1) Pengaruh antara Net Income terhadap Return saham yang diperkuat kualitas audit.

 2) Pengaruh antara Other Comprehensive Income terhadap Return saham yang diperkuat oleh kualitas audit.

 3) Perbedaan pengaruh antara komponen OCI yang memiliki subjektifitas tinggi dan subjektifitas rendah terhadap return saham yang diperkuat kualitas audit.

Metode Penelitian

 

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif. Penelitian ini menggunakan model penelitian yang dikembangkan oleh Lee & Park (2013) dengan menggunakan OLS regression model.

Variabel Penelitian

 

1.      Variabel Bebas = Net Income, Other Comprehensive Income, Komponen OCI dengan Subjektifitas Tinggi, dan Komponen OCI dengan Subjektifitas Rendah

2.      Variabel Terikat =  Return Saham

3.      Variabel Moderator = Kualitas Audit

4.      Variabel Kontrol = Total Assets, MTBV (Market To Book Value)

Hasil Penelitian

 

Hasil penelitian tidak dapat membuktikan hipotesis yang telah ditetapkan, hanya net income yang berpengaruh terhadap return saham dan pengaruh net income terhadap return saham juga diperkuat oleh kualitas audit.

Kesimpulan Penelitian

 

a.    Net Income berpengaruh positif terhadap return saham yang diperkuat oleh kualitas audit. Hal ini menunjukan bahwa nilai net income yang diaudit oleh KAP big four memiliki pengaruh yang lebih kuat terhadap return saham dibandingkan dengan perusahaan yang diaudit oleh KAP non big four.

b.    Pengaruh Other Comprehensive Income terhadap return saham tidak diperkuat oleh kualitas audit. Hal ini menunjukan bahwa nilai other comprehensive income yang telah diaudit oleh KAP dengan reputasi tinggipun tidak memiliki nilai relevansi bagi para pengguna informasi untuk membuat keputusan investasi.

c.    Komponen Other Comprehensive Income yang memiliki nilai subjektifitas tinggi dan yang memiliki nilai subjektifitas rendah tidak memiliki pengaruh positif terhadap return saham. Sehingga perbedaan pengaruh diantara keduanya tidak dapat dibuktikan.

Pendapat Mengenai Jurnal

Menurut kelompok kami, jurnal penelitian ini sudah cukup baik. Namun, bagi peneliti selanjutnya yang tertarik untuk melakukan penelitian yang sama dapat mengkaji lebih lanjut mengenai relevansi dari nilai other comprehensive income dengan menambah sampel penelitian pada negara lainnya karena terbatasnya jumlah data yang ada mengenai nilai OCI pada pasar modal di Indonesia menyebabkan penelitian ini tidak dapat menggambarkan secara menyeluruh mengenai relevansi nilai OCI. Peneliti selanjutnya juga dapat melakukan penelitian dengan melakukan komparasi pada negara yang melakukan proses adopsi IFRS secara langsung dan secara konvergensi yang dilakukan seperti di Indonesia mengenai relevansi dari komponen OCI.

.

 

 

 

Review Jurnal 7 (Pelaporan Keuangan & Perubahan Harga)

0 comments

REVIEW JURNAL 7 (PELAPORAN KEUANGAN & PERUBAHAN HARGA)

Nama Jurnal

 

Jurnal Akuntansi dan Keuangan

Volume / Halaman

 

VOL. 8, NO. 1/ 71-77

Nama Penulis

 

Lani Siaputra dan Adwin Surja Atmadja

Judul Jurnal

 

Pengaruh Pengumuman Dividen Terhadap Perubahan Harga

Saham Sebelum dan Sesudah Ex-Dividend Date di Bursa Efek

Jakarta (BEJ)

Tanggal Jurnal

 

Mei 2006

Tujuan Penelitian

 

Untuk menganalisis pengaruh ex-dividen date terhadap perubahan harga saham di Bursa Efek Jakarta.

Metode Penelitian

 

Pengumpulan sampel menggunakan cara purposive sampling. Dengan memperhatikan kenormalan data, pengujian hipotesis dilakukan dengan metode Paired Sample t-Test dengan bantuan software SPSS.

Variabel Penelitian

 

1) Variabel Bebas : Nilai nominal dividen kas per lembar saham yang dibagikan oleh seluruh sampel emiten.

2) Variabel Terikat : Perubahan harga saham

Hasil Penelitian

 

1. Shapiro-Wilk test digunakan dalam proses pengujian normalitas yang hasilnya adalah tidak signifikan (α = 5%), sehingga dapat disimpulkan bahwa data terdistribusi normal.

 

2. Sebagian besar hasil (70,8%) menunjukkan adanya perbedaan secara signifikan antara harga saham sebelum ex-dividend date dan

harga saham sesudah ex-dividend date.

Kesimpulan Penelitian

 

1. Ada perbedaan perubahan harga saham yang signifikan secara statistik yang disebabkan oleh pengumuman dividen. Mayoritas harga saham akan mengalami penurunan pada saat setelah ex-dividend date.

 

2. Besarnya nilai perubahan harga saham secara statistik tercermin dalam besarnya nilai dividen per lembar saham yang dibagikan.

Pendapat Mengenai Jurnal

Penelitian ini sangat bermanfaat untuk pihak yang berkepentingan seperti investor dan manajer. Namun penelitian inis angat terbatas dengan periode 2001–2004 saja. Adanya keterbatasan ini memungkinkan untuk dilakukannya penelitian sejenis dengan kriteria yang lebih moderat serta jumlah sampel yang lebih banyak, sehingga dapat menyempurnakan hasil penelitian ini.

 

 

Review Jurnal 6 (Transaksi Mata Uang Asing)

0 comments

REVIEW JURNAL 6 (TRANSAKSI MATA UANG ASING)

 

Nama Jurnal

 

Jurnal Manajemen & Kewirausahaan

Volume / Halaman

 

Vol. 2, No. 2,Hal 14-28

Nama Penulis

 

Ivan Haryanto dan Diana Wibisono

Judul Jurnal

 

Penentuan Nilai Tukar Mata Uang Asing dengan Menerapkan

Konsep Paritas Daya Beli

Tanggal Jurnal

 

September 2000

Tujuan Penelitian

 

Penelitian ini bertujuan melihat sensitivitas perubahan indeks

harga konsumen terhadap perubahan nilai tukar mata uang tiap negara terhadap

Dolar Amerika serta menguji apakah terdapat perbedaan secara signifikan antara

nilai tukar aktual dengan nilai tukar berdasarkan konsep paritas daya belinya.

Metode Penelitian

 

Menggunakan alat analisa uji hipotesa One-Sample of Mean. Ada dua pengujian yang dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut, pertama, menggunakan fungsi regresi linear. Dimana prosentase perubahan nilai tukar actual mata uang negara bersangkutan dan prosentase perubahan indeks harga konsumennya dari periode ke periode yang telah ditemukan, diolah menggunakan alat analisis regresi. Kedua, menggunakan fungsi regresi kuadratik, dimana prosentase perubahan

indeks harga konsumen negara tersebut dari periode ke periode dikuadratkan. Hasil ini diolah bersama-sama prosentase perubahan nilai tukar aktual mata uang Negara tersebut, menggunakan metode dan alat analisis yang sama seperti yang digunakan fungsi regresi linear.

Variabel Penelitian

 

Variabel Independen = Nilai tukar aktual mata uang

Variabel Dependen = Nilai paritas daya beli

Hasil Penelitian

 

Menurut model regresi yang digunakan dalam penelitian ini, ditemukan bahwa sumbangan faktor inflasi di ketujuh negara tersebut cukup kecil dalam penentuan nilai tukar mata uang masing-masing negara terhadap Dolar Amerika. Hal tersebut juga disebabkan karena pergerakan hubungan faktor inflasi dan nilai tukar mata uang masing-masing negara dari tahun ke tahun tidaklah beraturan. Sebagai contoh untuk negara Inggris, pada model regresi linear dinyatakan bahwa faktor inflasi akan mempengaruhi pembentukan nilai tukar mata uang Poundsterling sebesar 0,14%. Model regresi kuadratiknya pun juga menunjukkan pengaruh inflasi yang cukup kecil dalam menentukan nilai tukar mata uang Poundsterling. Faktor inflasi hanya mempengaruhi pembentukan nilai tukar mata uang sebesar 1,69%. Hal tersebut disebabkan karena tidak beraturannya pergerakan hubungan inflasi terhadap nilai tukar mata uang selama beberapa tahun dalam penelitian ini, yaitu periode kuartalan mulai bulan Oktober 1990 hingga April 1997, untuk negara Inggris.

Kesimpulan Penelitian

 

Konsep paritas daya beli baru benar-benar dapat diterapkan dengan tepat jika, pertama, biaya transportasi dan hambatan perdagangan turut dihitung dalam perhitungan konsep ini. Kedua, kondisi pasar yang kondusif untuk menerapkan konsep tersebut dengan tepat adalah pasar persaingan sempurna, bukan monopolistik maupun

oligopolistik. Karena, dalam pasar persaingan sempurna, harga produk yang diperdagangkan cenderung sama di semua negara. Ketiga, barang dan jasa yang dihitung harus merupakan barang dan jasa yang diperdagangkan secara internasional, disamping itu, keempat, setiap negara harus memiliki komoditi acuan yang sama.

Pendapat Mengenai Jurnal

Menurut kelompok kami, jurnal penelitian ini sudah cukup baik. Namun, dalam penelitian selanjutnya perlu dilakukan penelitian lapangan yang lebih mendalam untuk mengetahui kondisi tertentu yang terjadi dalam dunia atau setiap Negara yang menjadi obyek penelitian. Hal ini ditujukan untuk mengetahui kemungkinan adanya

faktor-faktor tertentu yang mempengaruhi pergerakan nilai tukar mata uang setiap Negara dalam waktu tertentu. Misalnya, kebijakan ekonomi suatu negara di waktu tertentu pasti akan mempengaruhi perubahan permintaan dan penawaran mata uang negara tersebut.

 

 

 

Review Jurnal 5 (Pelaporan & Pengungkapan)

0 comments

REVIEW JURNAL KE 5 (PELAPORAN DAN PENGUNGKAPAN)

 

Nama Jurnal

 

Jurnal Akuntasi

Volume / Halaman

 

-

Nama Penulis

 

 

 Retno Endah Puspitasari

Judul Jurnal

 

 

Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Pengungkapan Corporate  Social Responsibility dan Good Corporate Governance  Sebagai Variabel Pemoderasi

(Sensus Pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia)

Tanggal Jurnal

 

-

Tujuan Penelitian

 

Tujuan penelitian adalah untuk menemukan bukti empiris tentang

1.      Pengaruh kinerja keuangan ROE terhadap nilai perusahaan.

2.      Pengaruh pengungkapan CSR terhadap hubungan antara ROE dan nilai perusahaan.

3.      Pengaruh kepemilikan manajerial terhadap hubungan antara ROE dan nilai perusahaan.

Metode Penelitian

 

Analisis data menggunakan analisis regresi linear sederhana untuk hipotesis 1 dan analisis regresi linear berganda dengan uji Moderated Regression Analysis ( MRA ) untuk hipotesis 2 dan 3. Sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia dalam rentang tahun 2007 - 2009. Sampel penelitian adalah sebanyak 37 perusahaan dengan 111 observasi.

Variabel Penelitian

 

1.      Variabel independen, yaitu kinerja keuangan diukur dengan ROE

2.      Variabel dependen, yaitu nilai perusahaan di ukur dengan Tobins’ Q

3.      Variabel Pemoderasi, meliputi 2 hal yaitu Pengungkapan Corporate social responsibility dan Good Corporate Governance diproksikan dengan kepemilikan manajerial

 

Hasil Penelitian

 

Hasil penelitian dengan analisis regresi linear menunjukkan bahwa ROE berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Sedangkan analisis variabel moderating dengan metode MRA menunjukkan bahwa pengungkapan CSR tidak mampu memoderasi hubungan antara ROE terhadap Nilai perusahaan Kepemilikan manajerial juga bukan merupakan variabel moderating yang mampu memoderasi hubungan antara ROE dan nilai perusahaan .

Kesimpulan Penelitian

 

Kesimpulan Penelitian ini menunjukan bahwa

1.      Kinerja keuangan berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan.

2.      Pengungkapan Corporate Sosial Responsibility tidak memoderasi hubungan antara Kinerja Keuangan terhadap Nilai Perusahaan. Diduga adanya UU Perseroan Terbatas No 40 Tahun 2007 merupakan indikasi pengungkapan CSR bukan merupakan variabel moderating, karena investor merasa tidak perlu melihat pengungkapan CSR yang dilakukan oleh perusahaan, karena perusahaan pasti akan melaksanakan CSR jika tidak menginginkan adanya sanksi perundang-undangan.

3.      Pengungkapan Good Corporate Governance tidak memoderasi hubungan antara Kinerja Keuangan terhadap Nilai Perusahaan, Diduga terjadi adanya management entrenchment, yang menyatakan kepemilikan insider yang tinggi akan berdampak pada kecenderungan manajer untuk bertindak demi kepentingannya sendiri, dikarenakan hak voting dan bargaining power yang semakin tinggi yang dimiliki oleh insider dalam penentuan kebijakan sehingga mengakibatkan pemilik tidak mampu menjalankan mekanisme control dengan baik, hal ini akan menyebabkan turunnya nilai perusahaan karena tidak terjadi ketidaksamaan kepentingan antara manajer dan pemilik yaitu pemegang saham minoritas.

 

Pendapat Mengenai Jurnal

Menurut pendapat saya jurnal ini bagus, materi yang diangkat juga menarik. Penelitian selanjutnya hendaknya menambah jumlah sampel penelitian dan juga melibatkan sektor industri yang lain agar mencerminkan reaksi dari pasar modal secara keseluruhan. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan proksi kinerja keungan dan proksi GCG yang lain, misalnya leverage,Earning Per Share, ROA, dewan komisaris, komisaris independen, komite audit atau kriteria lain yang telah ditetapkan. Dan untuk penelitian selanjutnya dapat menggunakan profitabilitas, nilai tukar rupiah atau komitmen organisasi sebagai variabel pemoderasi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Review Jurnal 4 (Akuntansi Komparatif Amerika & Asia)

0 comments

REVIEW JURNAL 4 (AKUNTANSI KOMPARATIF AMERIKA & ASIA)

Nama Jurnal

 

Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen

Volume / Halaman

 

Vol.2 ,No.3 / 87-104

Nama Penulis

 

Yulein Rahamis

Judul Jurnal

 

Analisis Komparasi Kinerja Pasar Modal Di Indonesia, Hongkong, China, Inggris Dan Amerika

Tanggal Jurnal

 

2014

Tujuan Penelitian

 

Untuk membandingkan kinerja pasar modal Indonesia dengan pasar modal Hongkong, China, Inggris, dan Amerika

Metode Penelitian

 

Metode penelitian Komparatif

Variabel Penelitian

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan Return Market

Hasil Penelitian

 

-          Berdasarkan indikator IHSG,  tingkat signifikan sebesar  0.00, lebih kecil dari  tingkat signifikan yang ditentukan yaitu 0.05.

-          Berdasarkan indikator Return Market, tingkat signifikan 0.197, lebih besar dari tingkat signifikan yang ditentukan yaitu 0.05.  

Kesimpulan Penelitian

 

-          Ada perbedaan yang signifikan pada kinerja Pasar Modal Indonesia, Pasar Modal China, Pasar Modal Inggris, dan Pasar Modal Amerika dilihat dari indikator IHSG.

-          Tidak ada perbedaan kinerja Pasar Modal  Indonesia, Pasar Modal China, Pasar Modal Inggris, dan Pasar Modal Amerika dilihat dari indikator Return Market.

Pendapat Mengenai Jurnal

Menurut kami penelitian ini cukup baik, melihat belum banyak penelitian yang membandingkan antara bursa efek di Indonesia dengan Bursa efek di Dunia. Kebanyakan penelitian dilakukan untuk menguji indeks pasar suatu bursa atau factor-faktor yang mempengaruhi indeks pasar itu sendiri. Selain itu, hasil penelitian ini juga dapat berguna untuk pelaksana pasar modal di Indonesia agar dapat melakukan perbaikan yang ditujukan untuk kemudahan investor, broker, ataupun periset dalam pengambilan keputusan.

 

 

 

Review Jurnal 3 (Akuntansi Komparatif Eropa)

0 comments

REVIEW JURNAL 3 (AKUNTANSI KOMPARATIF EROPA)

Nama Jurnal

 

Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis

Volume / Halaman

 

vol. 3, no. 1 /  46-54

Nama Penulis

 

Arif Darmawan

Judul Jurnal

 

Pengaruh Adopsi IFRS terhadap Earnings Response Coefficient pada Perusahaan di Inggris dan Jerman

Tanggal Jurnal

 

2013

Tujuan Penelitian

 

Untuk mengetahui apakah adopsi IFRS akan berpengaruh positif terhadap earnings response coefficient perusahaan di Inggris  dan Jerman

Metode Penelitian

 

Metode penelitian Deskriptif

Variabel Penelitian

 

-          Variabel Terikat : Earnings Response Coefficient (ERC)

-          Variabel Bebas : Dummy, 1 setelah mengadopsi, 0 sebelum mengadopsi

-          Variabel Kontrol : Persistensi Laba (PL), Struktur Modal (SM), Risiko (β), Kesempatan bertumbuh (MB), Ukuran Perusahaan (UP)

Hasil Penelitian

 

-          Pengujian antara variabel dummy dengan variabel ERC  menunjukan nilai koefisien variabel dummy adalah sebesar 0,266 dengan tingkat signifikansi 0,05.

-          Pengujian terhadap variabel interaksi antara variabel dummy dengan variabel laba  menunjukkan nilai koefisien sebesar 0,111 dengan tingkat signifikansi 0,05.

Kesimpulan Penelitian

 

-          Variabel dummy mempengaruhi secara signifikan positif terhadap variabel ERC. Artinya investor menganggap bahwa adopsi IFRS mampu menaikkan value relevant informasi akuntansi dan kemudian menggunakan informasi tersebut dalam pengambilan keputusan.

-          Informasi laba direspon secara positif lebih tinggi oleh pasar pada periode setelah adopsi IFRS dibandingkan pada periode sebelum adopsi IFRS

Pendapat Mengenai Jurnal

Menurut kami jurnal ini sudah cukup baik, namun akan lebih baik apabila dikemudian hari dikembangkan dengan menggunakan data-data yang ada di Indonesia, agar hasil penelitian tersebut dapat di implementasikan di perusahaan di Indonesia. Selain itu, penelitian ini juga dapat memyakinkan investor lain bahwa penerapan IFRS dapat meningkatkan kualitas informasi perusahaan tersebut.